STEAM GARDEN : Petualangan Time Travel Menuju Era Steampunk

By at February 15, 2015 1:05 pm #
Steam Garden Februari 2015

Jepang adalah negara yang kaya akan budaya dan kreativitasnya. Gaya steampunk pun memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Gaya steampunk terinspirasi dari era Victorian pada abad ke-19, sejarah, fiksi ilmiah, teknologi mesin uap, horor, aliran seni retro dan post-apocalyptic. Yang cukup mengejutkan, Jepang memiliki festival triwulan khusus bernama Steam Garden yang didedikasikan untuk gaya steampunk! Masyarakat Jepang tampaknya menaruh minat besar dan antusias terhadap gaya steampunk.

tsp-4

sumber foto : Taro Irei

Luke, salah satu pembentuk grup Tokyo Inventors Society, yang menyelenggarakan Steam Garden berkata, “Steampunk adalah pencitraan kembali kesan fiksi ilmiah dari abad ke-19, seperti versi punk dari  20,000 Leagues Under the Sea. Kami menyukai estetika yang keren dari abad ke-19, sensasi petualangan, konsep pembuatan benda dan bangunan yang dibuat sendiri, dan pendekatan sejarah yang seru dan satorikal”.

aviator-fashion

Gaya steampunk mendapat pengaruh besar dari kebudayaan Victorian, namun gaya steampunk juga dapat dikombinasikan dengan unsur budaya Jepang. Unsur-unsur dari masa era Meiji yang merupakan perpaduan dari unsur budaya tradisional Jepang dan barat, tampak harmonis dipadukan dengan gaya Victorian dalam busana steampunk. Gaya busana barat dan timur yang berpadu dengan sangat harmonis ini memberikan kesan indah yang lain dari konsep kecantikan pada umumnya. Seperti yang terlihat pada foto berikut ini, perpaduan yang berkesan fantastis, kreatif dan unik kan?

Tokyo Steampunk-meijimodern-fashion

wildeastgirls-fashion

Kenny, salah satu pembentuk grup Tokyo Inventors Society, mempunyai pendapat ini untuk gaya steampunk di Jepang. “Saya berpikir bahwa budaya ‘mottainai’ (tidak menyia-nyiakan sesuatu), adalah pengaruh yang baik dalam mendaurulang dan membuat benda-benda dari benda yang tidak terpakai lagi. Saya sangat menyukai bagian dari steampunk tersebut.”. Tentu saja rasanya sangat sayang jika kita membuang begitu saja barang yang sebenarnya masih dapat dimodifikasi agar dapat digunakan kembali meski tidak dalam kondisi 100%.

tsp-2

Kenny, salah satu pencetus Steam Garden

Luke juga menjelaskan bahwa beberapa aspek dari steampunk Jepang masih sangat baru. “Secara estetika, Steam Garden sangat mengedepankan apa yang kami sebut gaya ‘Wild East’ dari steampunk, versi yang lebih intens dari gaya Wa-yo-setyuu yang menggabungkan Timur dan Barat, dan sepertinya hal ini menginspirasi lebih banyak pemuda penggemar steampunk yang bangga dengan gaya steampunk Jepang, daripada hanya meniru gaya Victorian atau American.”

rioru1266

 Topeng rubah ala steampunk (sumber : Rioru)

Steam Garden pertama kali diadakan pada tahun 2011, di mana pada saat itu acara ini diselenggarakan di sebuah bar. Pada saat itu, Luke menyatakan, “Pada suatu hari di tahun 2011, kami sedang duduk di sebuah bar hookah dan mengeluh tentang kurangnya festival-festival bertema steampunk dan sejarah Gonzo di Jepang. ”

Steam Garden telah berkembang begitu pesat, bahkan festival ini mulai dengan hentakan keras! Ketika ditanya tentang bagaimana perkembangan festival ini selama empat tahun terakhir, Kenny memberitahu, “Saya tadinya berpikir bahwa acara kami yang pertama akan berupa pesta kecil. Mungkin untuk sekitar 40 orang saja. Tapi kemudian kami malah berdesak-desakkan di sebuah klub kecil. Jadi untuk berikutnya,kami memilih tempat yang lebih luas. Semakin lama acara ini semakin besar. Sekarang kami sudah mengadakan acara ini 8 kali.”

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 7 Februari 2015 lalu bertema “Demokrasi Meiji” ini berlangsung selama dua minggu. Bertempat di Laforet, Harajuku, untuk menikmati acara ini pengunjung diharuskan untuk membayar seharga 4,000 yen atau sekitar $34 per orang. Acara akan dimeriahkan dengan musik dengan tema neo-retro oleh DJ, pengunjung dapat mencoba untuk menghisap hookah, dan mengobrol dengan sesama penggemar steampunk. Setiap episode acara menyuguhkan hiburan yang berbeda-beda. Misalnya pada episode ‘Wild Wild West’, ada pertunjukkan dari para Rodeo Girls. Pengunjung dibuat terpukau dengan pertunjukkan Samurai dengan pedang katana dan musik tradisional dalam episode ‘Meiji Steam’. Steam Garden selalu menampilkan pertunjukkan spektakuler dari para ahli seperti tim akrobat yang sangat mempesona dari Cirque du Soleil, koreografer pertarungan pedang, pemain alat musik Shamisen kawakan, dan masih banyak lagi.

Untuk tampil nyaman dalam acara, Luke menyarankan bahwa kita tidak perlu memakai kostum steampunk yang heboh untuk menikmati acara. Namun Luke juga berkata bahwa dia melihat sebagian besar dari pengunjung acara dengan usaha yang luar biasa membuat kostum yang sangat fantastis. “Yang penting, mempunyai semangat petualangan! Kalau kamu punya semangat petualang, kamu sudah 99% siap untuk beraksi!”, tambah Kenny.

Berikut ini adalah video trailer untuk episode Steam Garden pada tanggal 7 Febaruari 2015 lalu.

Bagaimana, apa kalian tertarik untuk menghadiri acaranya? Beberapa staff mereka dapat berbicara dalam bahasa Inggris sehingga kalian tidak perlu khawatir. Kunjungi website dan twitter Tokyo Steampunk untuk informasi lebih lanjut.

Sumber : Tokyo Inventors Societyrocketnews24.com