Kisah Cinta Tragis Dari Kuil Ohatsu Tenjin, Osaka

By at April 20, 2015 11:03 pm #
Banners-Ohatsu & Tokubei

Kuil yang secara resminya disebut Tsuyu no Tenjinsha ini adalah kuil yang didekasikan untuk ‘Romeo dan Juliet’ dari Jepang, Ohatsu dan Tokubei. Kisah mereka yang merupakan kisah cinta tragis antara pasangan berbeda status sosial ini menarik banyak simpati sehingga banyak pasangan yang datang mengunjungi kuil ini.

photo92019

photo92023

photo92026

photo92021

Foto : Saskia Gilmour

main3

main2

main1

Foto : Tsuyu no Tenjinja

800px-Ohatu_and_tokubei

Foto : Suguri F

Ohatsu adalah gadis oiran yang jatuh cinta pada Tokubei, putra pemilik toko penjual shoyu. Namun ternyata Tokubei sudah dijodohkan dan pamannya sudah memberikan sejumlah uang dan harta kepada ibu tirinya. Tokubei menolak perjodohan tersebut dan bekerja keras untuk mengembalikan uang dan harta yang telah diberikan kepada ibu tirinya. Tokubei bukanlah pemuda yang kaya raya, namun demi mewujudkan cintanya yang dalam terhadap Ohatsu, dia rela bekerja keras.

Pada suatu hari Kyuheiji, sahabat karib Tokubei, meminjam uang dalam jumlah besar dari Tokubei dan berjanji akan mengembalikanya dalam tiga hari. Tapi kemudian ketika Tokubei datang untuk menagih uang yang dipinjam, Kyuheiji berkata bahwa tidak ada bukti dia meminjam uang dari Tokubei. Malangnya Tokubei, Kyuheiji malah memanggilnya penipu dan memukul Tokubei. Kyuheiji pun menghina Tokubei di depan Ohatsu. Tokubei pun mengajak Ohatsu untuk bunuh diri bersama karena merasa cinta mereka berdua tidak bisa berjalan dengan baik. Mereka berdua lari ke hutan Tsuyu no Tenjinsha dan mengikatkan diri mereka berdua di sebuah pohon aneh di mana pinus dan palem tumbuh dari satu pohon yang sama. Tokubei kemudian mengambil nyawa Ohatsu dengan pedang pendek dan membunuh dirinya sendiri.

Kisah Ohatsu dan Tokubei ini dipopulerkan oleh dramatis Chikamatsu Monzaemon, yang membuat pentas drama bunraku (pertunjukkan teater boneka) dari kisah cinta tragis ini. Kuil ini dinamakan ‘Ohatsu Tenjin’ untuk mengenang tokoh utama wanita. Di kuil ini kita bisa membaca kisah lengkap dari sepasang sejoli ini dalam bahasa Jepang, bahasa Cina (tradisional dan yang sudah disimplifikasikan), bahasa Korea, dan bahasa Inggris.

Di kuil ini dijual berbagai macam charms, termasuk charms khusus untuk pasangan dan pernikahan. Yang paling unik dari Ohatsu Tenjin ini adalah ema berbentuk hati, yang mencerminkan kisah Ohatsu, dan ema untuk true beauty (kecantikan sejati). Dengan ema hati para pasangan bisa memohon agar hubungan mereka langgeng. Bagi yang masih single dapat berdoa agar dapat segera bertemu jodoh. Kita bisa menggambar wajah cantik ideal kita di ema kecantikan dan berdoa agar kita dapat memilikitrue beauty (kecantikan sejati).

sec01_img02

sec01_img03

Foto : Tsuyu no Tenjinja

photo92022

photo92020

photo92027

Foto : Saskia Gilmour

Ohatsu Tenjin adalah salah satu bangunan relik Osaka. Bangunan ini bernilai penting di area Kita dan Umeda, dan dianggap sebagai pelindung area tersebut. Patung perungu Ohatsu dan Tokubei yang ada di kuil ini dibangun dari donasi pengunjung kuil dan penduduk di sekitar kuil.

Di kuil yang mempunyai sejarah berusia lebih dari 1,300 tahun ini, kita bisa melihat berbagai macam festival seperti Setsubun (festival melempar kacang), Festival musim panas Reitaisei, dan Festival Naniwa Yaoshima. Tiap bulan, pada hari jumat di minggu pertama, di Ohatsu Tenjin digelar pasar loak. Di dekat Ohatsu Tenjin ini terdapat Ohatsutenjin-dori Shopping Arcade yang selalu ramai siang dan malam. Area ini memiliki suasana yang mirip dengan Otaku Street Nipponbashi. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Ohatsu Tenjin, website Tsuyu no Tenjinja ini menyediakan informasi dalam bahasa Jepang dan Inggris. Kamu bisa mencoba menarik omikuji (fortune paper) untuk mengetahui peruntungan kalian. Tapi sayangnya hasilnya tertulis dalam bahasa Jepang. Informasi lainnya juga dapat diperoleh dari website Ohatendori.

photo92029

Sumber : Japan Travel