“Soushoku Danshi”, Para Lelaki Herbivora

By at March 25, 2015 7:57 am #
rabbit

Laki-laki adalah karnivora. Secara harafiah, karnivora adalah makhluk pemakan daging. Lho, bukannya manusia adalah pemakan segala? Lalu kenapa hanya laki-laki yang disebut sebagai pemakan daging? Karnivora yang dimaksud di sini bukanlah pemakan daging, melainkan pribadi yang agresif memburu ‘daging’ alias lawan jenis. Karena itulah, di Jepang dikenal istilah Nikushoku Danshi (lelaki karnivora) untuk menyebut lelaki yang agresif dalam mengejar perempuan.

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

 Karnivora, Rawr~!

Namun, sejak tahun 2007, di Jepang mulai muncul istilah Soushoku Danshi (lelaki herbivora) yang dipopulerkan oleh seorang penulis, Fukasawa Maki. Soushoku Danshi, sesuai dengan arti harafiahnya, adalah tipe lelaki yang tidak agresif dan bahkan terlihat tidak tertarik untuk menjalani hubungan asmara. Berikut adalah ciri-ciri Soushouku Danshi menurut Fukasawa sensei.

  1. Tidak agresif terhadap perempuan dan tidak memiliki inisiatif untuk berpacaran.
  2. Melihat perempuan sebagai manusia, bukan sebagai ‘objek’. Walau hanya berduaan dengan perempuan, dia tidak akan menyerang perempuan tersebut.
  3. Lebih senang berdiam diri di rumah daripada bersosialisasi di luar rumah.
  4. Memiliki perasaan yang sangat sensitif.
  5. Lebih senang menghabiskan uang untuk dirinya sendiri daripada untuk menarik perhatian perempuan.
  6. Suka memasak dan menyukai kue-kue yang manis.

Coba kita lihat poin nomor 3. Apakah ini berarti Soushoku Danshi adalah Hikikomori? Bukan. Soushoku Danshi tetap pergi ke luar rumah, tetapi frekuensinya cukup jarang. Hal ini mungkin dikarenakan oleh sikap mereka yang dianggap ‘berbeda’ oleh masyarakat, sehingga Soushoku Danshi yang memiliki perasaan yang sensitif lebih sering menghabiskan waktu di rumah.

Sekarang coba kita lihat poin nomor 6. Beberapa Soushoku Danshi juga senang mengurusi urusan rumah tangga yang biasanya dilakukan oleh perempuan. Karena itulah, banyak yang menyangka bahwa Soushoku Danshi adalah Otomen.

230px-Otomen1JP

 Otomen volume 1

Kata Otomen merupakan gabungan dari dua kata : Otome (perempuan) dan Men. Istilah ini populer sejak diterbitkannya manga berjudul ‘Otomen’ karya Kanno Aya. Otomen adalah sebutan untuk laki-laki yang senang dengan hal-hal yang biasanya disenangi perempuan, seperti memasak, menjahit, dan berbelanja benda-benda lucu. Namun, walaupun menyukai benda-benda yang girly, Otomen tetap dapat mencintai perempuan dan bahkan menikah. Sedangkan Soushoku Danshi sama sekali tidak berminat untuk menjalin hubungan asmara.

junichiro hori herbivore

 Hori Junichiro, salah satu Soushoku Danshi

Sensitif, tidak agresif, dan dapat melakukan pekerjaan rumah. Sebagian perempuan justru mencari laki-laki yang seperti ini. Namun sayang sekali, mereka justru tidak tertarik pada kita para perempuan. Mereka dapat menjadi teman yang baik bagi perempuan, tetapi mereka menentang keras memiliki hubungan asmara. Kalau pun misalkan kamu dapat mengambil hatinya, jangan mengharapkan percintaan yang menggebu-gebu dari seorang Soushoku Danshi. Mereka biasanya sangat pasif dan mengharapkan kamu untuk mengambil langkah terlebih dahulu.

Fenomena Soushoku Danshi yang marak terjadi ini juga dianggap cukup berbahaya bagi pertumbuhan masyarakat Jepang. Seperti yang sudah kita ketahui, angka kelahiran di Jepang sangat kecil. Hal ini diperburuk dengan sangat minimnya minat para muda-mudi Jepang untuk memiliki anak. Bagaimana bisa memiliki anak kalau menjalin hubungan cinta saja sudah tidak mau?

Nah, bagaimana denganmu? Apakah kamu menyukai tipe lelaki herbivora yang sulit ditembus hatinya ini? Atau kamu lebih menyukai laki-laki karnivora yang agresif dalam mendekati perempuan?